Sadar dalam Mimpi

 

SLEEPEmbun berpesta beramai-ramai membentuk kabut yang menari bersama para petani. Tanah yang basah pun rela tubuhnya di cacah dan di tikam oleh akar padi. Kabut dan tanah membuat suasana begitu menyegarkan hingga membuat matahari malas untuk bekerja. Bangku bis masih banyak yang kosong. Pagi ini suasana begitu khusuk, seorang pria duduk di sebelah kaca merenungi nasibnya yang sampai purnama ke enam setelah kelulusannya masih belum menemukan tujuan hidupnya.

Sambil melihat ke arah luar, seorang pria mencoba flash back kehidupan bebrapa tahun yang lalu. Mencoba merenungi tujuan hidup yang selama ini dia cari, menganalisis sesuatu yang membuat dirinya begitu bahagia, mengurai pengalaman dari kisah hidup yang telah dia jalani, hingga membuat dirinya tertidur.

Dalam tidurnya pria tersebut bermimpi. Pria tersebut sadar bahwa apa yang selama ini dilakukan adalah sia-sia. Dalam mimpi dia sadar bahwa yang dilakukan selama ini hanya merenung dan mengeluh. Seharusnya dia melakukan kegiatan yang kongkrit akan tujuannya dan berjuang akan keinginannya. Seharusnya dia teguh akan pilihannya dan disiplin untuk meraihnya. Pria itu ingin segera bangun dari mimpinya dan bergerak untuk memerdekakan pilihannya.

Seirama dengan injakan rem dari sopir, akhirnya  pria itu bangun beserta serbuan makian para penumpang kepada sang sopir. Entah sejak kapan bis itu begitu ramai, semua bangku hampir terisi semua. Sambil mengumpulkan kesadarannya pria itu berusaha mengingat mimpinya tadi. Tapi ternyata dia gagal mengingat mimpinya. Setelah  melirik jam tangannya, pria itu mengikhlaskan mimpi yang gagal dia ingat.

Pria itu bersandar pada kursinya dan kembali melihat kearah luar jendela bis. Yang ada dipikirannya hanya masa lalu dan nasib hidup dipernghujung tahun ini. Kemudian dia mencoba merenungi tujuan hidup yang selama ini dia cari, menganalisis sesuatu yang membuat dirinya begitu bahagia, mengurai pengalaman dari kisah hidup yang telah dia jalani, hingga membuat dirinya tertidur.

Hello Lunatic!

lunatic

Dear Lunatic

Yes, Alhamdulillah first post setelah sebelumnya terbengkalai di angan dan hampir terlupakan di derasnya kesibukan yang tak berujung. Morning lunatic akhirnya menelurkan post pertamanya. Di pos pertama ini hanya akan berisi basa-basi yang mungkin benar-benar basi seperti nasi yang dibiarkan berhari-hari. Tapi nasi yang basi pun tetap bisa bermanfaat menjadi bahan kompos contohnya. Tapi percayalah di pos pertama ini kalian tidak akan mendapatkan sesuatu yang berguna atau menginspirasi jadi berhentilah membaca tulisan ini. Please,.. sebelum semuanya terlambat dan kalian hanya akan membuang waktu kalian dengan membaca tulisan ini.

Oke, kalian tetap bersikeras membaca tulisan awal dari sebuah blog yang entah untuk kedepannya bakal dibawa kemana. Kalian tidak perlu menyanyikan salah satu lagu Armada band untuk mengetahui mau dibawa kemana blog ini. Karena sebenarnya blog ini hanya berisi sampah keruetan pikiran si empunya blog. Jadi sebelum kalian ketularan ruwet masih ada waktu untuk berhenti membaca tulisan ini.

Terserah kalau kalian tetap ngeyel baca tulisan ini. Seperti yang saya bilang ketik sebelumnya, blog ini hanya tempat sampah pikiran dari seorang anak manusia. Mungkin akan berisi tips, trik, curhatan, atau mungkin opini bodoh. Jadi tidak ada salahnya kalau kalian close tab ini dan buka tab baru untuk ber-youtub an atau ber facebookan.

Ternyata benar-benar keras kepala masih membaca. Terima kasih, mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan. Telah mau membaca tulisan bodoh seorang lunatik yang terobsesi pagi. Atau mungkin kalian juga seorang lunatik, lunatik dengan obsesi kalian sendiri. Selamat datang dan selamat pagi lunatik..